Patah



PATAH


Bagaimana jika kita membicarakan hujan disaat panas terik
Seperti membicarakan cinta saat timbul keraguan
Seperti membicarakan musim semi saat daun gugur
Kau pernah tahu tentang harapan, kan?
Bagaimana jika setiap harapan itu dikabulkan
Apakah kamu sudah siap jika semua doamu dikabulkan?
Bagaimana jika setiap harapan itu dipatahkan
Apakah kamu mampu menampung semua kesedihan?
Kau tahu bagaimana rasanya menyimpan harap?
Seperti gelisah menanti pagi datang di malam petaka
Seperti menadah air dengan kedua telapak tangan dan menahannya agar tidak tumpah
Aku pernah memiliki harap
Dan waktu memilikinya, aku tidak tahu bagaimana cara menyimpannya dengan baik
Tidak hati-hati melindunginya
Hingga pada suatu hari harapan itu jatuh dan patah
Kau tahu bagaimana rasanya saat harapanmu patah oleh tanganmu sendiri

Posting Komentar

0 Komentar