Mencari Tahu



MENCARI TAHU


Tahukah kita?
Seandainya setiap orang paham bahwa mencintai bukan hanya soal waktu, soal keberanian, atau soal kesempatan
Namun, soal keimanan dan ketaqwaan
Bila setiap orang sadar bahwa tidak semua perasaan itu harus dituruti
Tidak harus dikatakan
Tidak harus ditindak lanjuti
Kan sudah aku bilang, urusan ini bukan sekedar urusan waktu dan keberanian
 tapi urusan keimanan dan ketaqwaan
Tahukah kita?
Terlalu banyak orang kehilangan sabar
Tidak mampu memahami keadaan
Terlalu terburu-buru mengungkapkan sesuatu
Tidak berpikir dua kali untuk bertanya-tanya, “apakah kiranya Tuhan ridho dengan tindakannya?” Tahukah kita? 
Pada akhirnya orang yang bisa membersamai kita bukanlah dia yang lebih cepat atau lebih lambat
Tetapi dia yang bisa mengiringi langkah kita
Langkah yang sama jauhnya, sama pendeknya
Tahukah kita?
Memandang seseorang saat ini tidak lagi bisa dilihat dari sekedar pakaian dan isi otaknya
Sudah menjadi bias mana yang asli mana yang palsu
Seandainya setiap orang tahu, bahwa mata tidak lagi bisa mengenali dengan jujur
Tapi tidak setiap orang paham bahwa dia memiliki mata hati
Hati mengenali hati, mata hanya mengenali fisik
Tahukah kita?
Diri kita dan apapun yang kita miliki adalah hal yang paling baik untuk kita
Bukan untuk orang lain
Apa yang dimiliki orang lain, itu yang terbaik untuk mereka
Bukan untuk kita
Seandainya kita paham konsep kecil ini
kita tidak perlu iri hati
Sayangnya, diantara kita saling membandingkan
Lalu menyakiti diri sendiri
Tahukah kita?
Waktu kita tidak banyak
 Sayangnya, diantara kita banyak lupa waktu
 Aku pun begitu


Posting Komentar

0 Komentar